free web domain

Hosting Gratis

Sabtu, 03 Maret 2012

Tips Musim Pancaroba


 Kondisi cuaca bersuhu panas tetapi terkadang diselingi hujan lebat berangin ini dapat memicu beragam penyakit. Hal itu  karena seringnya terjadi perubahan cuaca dari terik matahari yang panas di musim yang sudah masuk pada kemarau  menjadi hujan lebat kadang disertai petir dan angin ribut dengan udara yang tiba-tiba dingin. Demikian sebaliknya.. Suhu udara jadi sering berganti. Pagi dan malam hari yang biasanya dingin menjadi terasa sangat panas. Perubahan cuaca yang drastis ini tentu saja membuat tubuh harus pandai beradaptasi dengan cuaca. Untuk itu dibutuhkan stamina yang prima atau fit. Jika tidak, tubuh menjadi kurang dapat beradaptasi. Inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama bagi mereka yang sering  bekerja keras dan  kurang beristirahat.

Menurut Dr. Peter Staats, seorang profesor di Sekolah Kedokteran John Hopkins, Saat pergantian musim terjadi tubuh beradaptasi ekstra keras menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembab. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknyamanan, juga membuat tubuh mudah terserang penyakit.  Seperti, demam, flu, radang tenggorokan, dan penyakit diare.
Karena itu, jangan lupa menjaga kesehatan. Tak ada tindakan yang lebih patut menghadapi masalah ini, selain pencegahan yang lebih baik.
Diare
Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan.
Cara mencegah:
Jaga kebersihan. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, sebaiknya jangan jajan sembarangan.
Penyakit saluran pernafasan
Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorokan) dan toksemia atau keracunan (pada difteri).
Cara mencegah:
Mengonsumsi multivitamin. Bila dikonsumsi secara tepat multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.
Demam dan Flu
Dua gangguan kesehatan ini paling rentan menyerang di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah Anda digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Sebaiknya jangan disepelekan, gangguan ini merupakan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.
Cara mencegah:
Menjaga asupan makanan. Nutrisi yang cukup  akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.
Memasukinya jelas tidak terbantahkan dan mungkin kita akan melaluinya, jaga kesehatan, jaga asupan serta rajin berolah raga selama tidak ada yang menghalanginya pastikan tetap terjaga.
Berikut ini adalah solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat :
1. Konsumsi makanan bergizi. Daya tahan tubuh yang baik selain butuh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu : karbohidrat, lemak,protein,vitamin,dan mineral. Istirahat yang cukup. Tidur 6-8 jam sehari. Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita.
2. Sempatkan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selam 30 menit.
3. Konsumsi minuman sulpemen yang tepat. Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen penambah stamina diperlukan terutama  di musim pancaroba. Pilih minuman penambah stamina  yang benar-benar mengandung  vitamin B yang lengkap yang diperlukan untuk menjaga stamina tubuh seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B8 dan B12..  Selain itu, makanan/minuman energi tersebut dalam kemasannya harus mencantumkan  kandungan zat, aturan pakai, masa kadaluarsa dan nomor registrasi badan pengawasan obat makanan (BPOM).
4. Kelola Stress dengan baik. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stress seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.
5. Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.
6. Menjaga kebersihan makanan dan minuman, membersihkan sesudah buang air besar atau menjelang makan serta menjaga kebersihan lingkungan, memberantas lalat, nyamuk, kecoa, semut.
7. Bila terjadi keluhan yang serius, segera pergi ke dokter.
Lakukan tips diatas secara rutin dan berkelanjutan maka kita akan terhindar dari penyakit pancaroba untuk masuk ke dalam tubuh kita.
Sumber: Who’s WHO.com dan Decha care.com

4 komentar:

  1. Kalau boleh saya menyarankan, Coba kamu tambahkan read more otomatis untuk artikel blogmu supaya tampilan utama blogmu lebih simpel n menarik. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih yah ka udah mau mampir,, caranya bikin read more itu gimana ?? aku ga tau :(

      Hapus
  2. Info yg bguz skali.....
    Mohon kunjungan baliknya yaa gan.... N saya juga sangat berterimakasih sekali kalau anda berkenan FOLLOW dan Backlink Blog sederhana saya.... :-)

    (zamrudhijau.blogspot.com)

    BalasHapus
    Balasan
    1. okey ka samasama,,
      makasih yah udah mampir :)

      Hapus